Legal
Syarat Layanan
Terakhir diperbarui: 19 Juli 2026. Berlaku untuk https://carousel.my.id (SwipeDeck AI).
1. Penerimaan
Dengan mendaftar atau menggunakan layanan, Anda menyetujui syarat ini dan Kebijakan Privasi. Jika tidak setuju, hentikan penggunaan.
2. Deskripsi layanan
SwipeDeck AI membantu menyusun draft carousel Instagram (konsep, copy slide, caption draft, ekspor PNG) melalui alur kerja berbantuan AI. Layanan adalah alat bantu produksi konten, bukan jaminan hasil bisnis.
3. Akun & workspace
- Anda bertanggung jawab menjaga kredensial akun.
- Konten terikat workspace; undang hanya orang yang berwenang.
- Anda menjamin berhak atas konten yang diinput.
4. Output AI
- Semua output dilabeli AI draft dan wajib direview manusia sebelum dipublikasikan.
- Kami tidak menjamin akurasi, orisinalitas penuh, atau kepatuhan hukum konten Anda.
- Dilarang memakai output untuk penipuan, ujaran kebencian, spam, atau pelanggaran hukum.
5. Kredit, paket, dan pembayaran
- Paket dan kuota dapat berubah; perubahan material diinformasikan di produk atau email.
- Kredit direservasi saat job AI; gagal permanen dapat mengembalikan reservasi.
- Harga di situs bersifat hipotesis hingga payment gateway aktif.
6. Kekayaan intelektual
Kami mempertahankan hak atas perangkat lunak, merek, dan UI. Anda mempertahankan hak atas konten asli yang Anda masukkan. Lisensi terbatas diberikan kepada kami untuk memproses konten demi menyediakan layanan.
7. Ketersediaan
Layanan “sebagaimana adanya”. Model AI pihak ketiga dapat berubah latency, kuota, atau ketersediaan di luar kendali kami.
8. Pembatasan tanggung jawab
Sejauh diizinkan hukum, kami tidak bertanggung jawab atas kerugian tidak langsung atau klaim dari konten yang Anda publikasikan. Tanggung jawab agregat dibatasi biaya yang Anda bayar dalam 3 bulan terakhir (atau Rp0 untuk Free).
9. Penghentian
Kami dapat menangguhkan akun yang menyalahgunakan layanan. Anda dapat berhenti kapan saja.
10. Hukum yang berlaku
Ditafsirkan sesuai hukum Republik Indonesia. Sengketa diupayakan musyawarah terlebih dahulu.